25 Jenis Kelinci Yang Biasanya Dipelihara (Hias – Daging)

  • Whatsapp
Tunjukkan dukungan ke korban penembakan, Pemprov DKI munculkan warna-warna bendera Selandia Baru di JPO GBK. (Foto: Dok. Pemprov DKI)

Jenis kelinci kini ini sangatlah banyak, dimulai dari jenis hias, jenis pedaging sampai jenis yang memang dipelihara sebab membutuhkan binatang peliharaan yang mampu membersihkan rumput halaman biar ketinggiannya mampu tersadar.

Sebenarnya diluar sana ada sekitar 200 jenis kelinci tetapi alasannya kekurangan ruang, Dalam postingan ini kami cuma merangkum setidaknya 25 jenis kelinci yang kebanyakan bisa dijadikan selaku peliharaan dirumah, info juga akan mendetail sehingga harapan kami setelah kalian membaca artikel ini pengetahuan kalian terhadap binatang yang menjadi cover playboy ini mampu semakin luas.

1. Alaska Rabbit

Asal : Negara Jerman
Jenis : Peliharaan
Klasifikasi : Kelinci Eropa

Jenis kelinci yang satu ini mempunyai ciri khas warnanya yang hitam pekat, warna hitam pekat yang dimiliki oleh alaska rabbit dikarenakan struktur genetiknya yang sangat secara umum dikuasai memproduksi melanin pencipta warna bulu sehingga warna yang dihasilkan berwarna hitam pekat. Selain hitam, ciri kedua dari kelinci jenis ini ialah pada bagian hidungnya yang berbentuk lingkaran sehingga ia terlihat sedikit berlainan dibandingkan spesies kebanyakan yang berhidung mancung.

Nama alaskan dari spesies ini diambil bukan alasannya adalah mereka berasal dari alaska dan melainkan alaskan diambil sebab di habitat asalnya adalah negara jerman, seringkali hitam yang dimiliki oleh jenis ini dikaitkan dengan salju yang ada di alaska, jikalau dialaskan sarat dengan putih salju, maka ia penuh dengan hitam.

2. Kelinci Angora

Asal : Turki
Jenis : Peliharaan
Klasifikasi : Oryctolagus
Warna : Putih atau warna natural
Lama Hidup : 7-12 Tahun

Jenis ini ialah ras orisinil dari kota angora atau yang dulu kurun dikenal sebagai ankara, salah satu kota populer dari negara turki. Ras ini menjadi peliharaan yang sangat populer dieropa karena pada tahun 1723 ada seseorang yang menenteng binatang satu ini ke negara prancis dan hasilnya pada abad ke-18 para ningrat menyukainya dan mulailah jenis kelinci anggora menjadi peliharaannya para darah biru pada waktu itu.

Spesies ini nyaris saja mengalami kepunahan ketika perang dunia ke-2 terjadi sama seperti halnya kucing persia, namun untungnya pada ketika itu ada peternak yang memakan jenis ini untuk digunakan bulunya, dan sebab cuma dia peternak yang tersisa, alhasil jenis angora ini bertranformasi dari yang mulanya ialah peliharaan para darah biru menjadi peliharaan yang diambil bulunya untuk dijadikan busana manusia.

3. Argente de Champagne Rabbit

Asal : Argentina
Jenis : Daging
Warna : Abu-debu
Lama Hidup : 8-11 Tahun

Argente de Champagne Rabbit dibilang merupakan ras tertua yang pernah ikut dalam pertunjukan binatang prancis pada kala ke 18, mereka sebenarnya terbagi lagi menjadi 6 jenis yang berlawanan, jenis tersebut adalah, blue, brun, creme, champagne, noir, dan st hubert.

Nama yang tercantum pada jenis-jenis kelinci argente tidak dilihat dari warna yang mereka miliki, alasannya adalah warna mereka akan sama dan selalu warna perak atau debu-bubuk, sedangkan jenis tersebut dibedakan melalui bab bawah batang rambut yang jikalau dilihat terdapat warna yang khas.

Mereka berukuran kecil kalau ketimbang jenis yang lain yang populer dan ada dalam list ini, tubuhnya sangat unik alasannya adalah punggungnya berupa melengkung, ciri lainnya dari jenis ini adalah mereka memiliki kepala yang cukup lebar dengan kaki depan yang berupa lurus, merupakan ciri yang sangat gampang dikenali karena mirip yang kita pahami pada umumnya ras memiliki kaki yang melengkung dan tidak lurus.

4. British Giant Rabbit

Asal : Inggris
Jenis : Daging
Klasifikasi : Flemish
Warna : Multi Colour (ada berbagai warna)
Lama Hidup : 8-12 Tahun

Spesies yang mempunyai badan sangat besar ini didapatkan pertama kali dinegara ingggris pada tahun 1940an, mereka ialah hasil perkembang biakan jenis flemish yang merupakan jenis terbesar diantara spesies lainnya.

Secara huruf dan bentuk badan mereka dikatakan nyaris sama dengan induknya yaitu jenis flemish, yang membedakan hanya pada bagian ukuran saja alasannya english giant jauh lebih besar dibandingkan dengan flemish, jadi bisa dibilang bahwa english giant merupakan hasil penyesuaian dari flemish (ras resmi yang paling besar).

Mengingat tubuhnya yang mampu seukuran dengan anak kecil tampaknya agak sedikit menakutkan ya guys bila memelihara jenis ini, belum lagi porsi makannya, tentu saja akan sangat menguras budget deh.

5. Flemish Giant

Asal : Amerika Serikat
Jenis : Daging
Klasifikasi : Flemish
Warna : Multi Colour (ada berbagai warna)
Lama Hidup : 8-12 Tahun

Flemish giant merupakan salah satu varietas besar lain yang berasal dari negara amerika serikat, ukuran dari flemish giant dibilang lebih kecil sedikit ketimbang english giant, kelebihan dari kelinci jenis ini terdapat pada ukurannya dan kepintarakannya, alasannya adalah menurut gosip yang kami temukan, flemish ialah jenis satu satunya yang dapat mengetahui siapa pemiliknya dan tiba ketika diundang.

Jenis yang ialah nenek moyang dari berbagai kelinci di dunia ini memiliki ras tolok ukur pertama pada tahun 1893, yang paling populer dari hasil persilangan flemish ialah, english giant, jenis belgia dan jenis amerika.

Walaupun tampilannya biasa saja, ternyata flemish ialah jenis kelinci pertunjukan alasannya kepintarakannya, dan oleh sebab hal tersebut pada tahun 1910 aneka macam pertunjukan hewan menenteng flemish didalamnya, puncak popularitas flemish semakin tinggi semenjak tahun 1915 dimana mereka disebut sebagai kelinci universal yang bisa digunakan dalam banyak daerah.

6. Dutch Rabbit

Asal : Belanda
Jenis : Peliharaan
Warna : Hitam Putih atau Coklat Putih
Lama Hidup : 8-13 Tahun

Dutch Rabbit ialah jenis kelinci yang sesungguhnya sangat banyak di Indonesia, Dutch rabbit sebetulnya juga ialah moyang dari kebanyakan kelinci yang ada pada ketika ini, layaknya genetik core mirip kucing siamese pada kucing, dutch rabbit kadang kala dikembang biakan dengan berbagai jenis dengan tujuan menciptakan ras yang mempunyai bulu halus dan berskala sedang.

Dutch rabbit memiliki ciri khusus yang sangat gampang untuk dimengerti, ciri tersebut bisa didapatkan diantara kedua matanya alasannya adalah matanya akan dikelilingi oleh warna lainnya dari pipinya.

7. Kelinci Cashmere Lop

Asal : British
Jenis : Peliharaan
Klasifikasi : Medium Sized rabbit
Warna : Multi Colour
Lama Hidup : 10-14 Tahun

Jenis kelinci cashmere lop ialah spesies yang memiliki kurun impian hidup paling tinggi dibandingkan jenis lainnya, jika pada spesies lain pada umumnya hanya bisa bertahan hingga 12 tahun, jenis cashmere lop ditemukan bahkan bisa bertahan hidup sampai 14 tahun lamanya.

Tampilan dari kelinci ini sangatlah lucu dengan ciri khas kuping yang melengkung dan ukurannya sangatlah besar, badan dari cashmere juga sangatlah gempal dengan bulu yang terbilang ukup panjang.

Cashmere ialah jenis yang sangat pemalas, alasannya dia bisa tidur dalam waktu yang sungguh lama dan hanya bangun saat sedang lapar saja, jenis ini sangatlah cocok untuk dijadikan peliharaan dirumah alasannya adalah selain mereka memiliki performa yang sungguh unik mereka juga sungguh pendiam sehingga tidak mirip kelinci lain yang umumnya akan menabrak benda apapun yang ada didepannya.

8. Kelinci Dwarf Hotot

Jenis ini ditemukan pertama kali di negara jerman, sama mirip jenis dwarf yang lain, tampilannya sungguh unik dan sifatnya sangatlah santai menciptakan dwarf hotot menjadi salah satu spesies yang cukup terkenal.

Jenis Kelinci yang kedelapan ini bernama Drarf Hotot, silsilah namanya berasal dari kata Dwarf dimana merupakan tanda bahwa mereka memiliki genetika dwarf dan juga hotot yang memiliki arti mata yang hitam, sehingga mampu dikatakan bahwa jenis ini adalah jenis dari drawf dengan keunikan pada bagian matanya yang melingkar hitam.

Beberapa Spesies drawf hotot memiliki pembeda pada bab pipinya yang mana sebagian memiliki bulu lebat, sedangkan yang yang lain tidak, tubuh dari spesies ini dibilang tidak terlalu besar tetapi cukup berisi sehingga tubuhnya seakan terlihat kekar.

9. Kelinci Dwarf Lop

Dwarf lop mempunyai struktur tulang yang tidak berbeda dengan dwarf hotot, mereka sama sama bertubuh gempal dan mempunyai otot yang cukup besar lengan berkuasa, yang membedakan keduanya hanyalah ciri khusus didalam tubuhya, dimana hotot memiliki ciri khas matanya yang dilingkari oleh cincin hitam sedangkan jenis lop memiliki ciri kupingnya yang cukup panjang dan besar serta menjulang kebawah.

Dwarf lop merupakan kelinci yang sering kali kau jumpai dibanyak film-film, alasan dibalik larisnya jenis kelinci ini untuk dijadikan pet show film adalah karena mereka ialah spesies yang sangatlah jinak dan mudah dikelola serta mempunyai tampilan yang menonjol karena tubuhnya yang gempal serta kupingnya yang menjulang.

10. Kelinci English Lop

English Lop merupakan spesies kelinci yang memiliki ciri utama telinga yang panjang serta memiliki sifat pemalas, jikalau kau melihat jenis ini dimanapun, kami bisa memutuskan ia hanya membisu dengan postur yang seakan mengangkat kepala saja tidak ingin.

Di indonesia sendiri jenis english lop cukup mustahil untuk didapatkan alasannya memang benar bahwa tidak ada breeder english lop di Indonesia untuk sekarang ini namun bila kamu menginginkan yang sejenis namun ada di Indonesia kau bisa coba lihat jenis-jenis lop lainnya.

11. Kelinci French Lop

Jenis kelinci yang kesebelas ialah jenis French Lop, seperti dengan namanya, mereka merupakan spesies yang berasal dari negara prancis sedangkan Lop diambil dari jenis kupingnya yang berukuran besar dan panjang serta menjulang kebawah.

Di Indonesia sendiri jenis french Lop bahwasanya tidak bisa ditemukan, alasannya sebab tidak ada breeder jenis tersebut yang mengembang biakan di Indonesia. Alasan lainnya kenapa french lop tidak ada di Indonesia yakni alasannya adalah mereka tidak suka untuk berada di cuaca tropis seperti di Indonesia.

12. Kelinci Holland Lop

Jika yang diatas ialah French lop yang bermakna mereka berasal dari prancis, untuk yang satu ini namanya Holland Lop, mereka merupakan spesies telinga panjang yang berasal dari salah satu kota di negara belanda, selain kupingnya yang menjulang, ciri utama dari jenis ini yaitu posturnya yang pendek, bisa dikatakan mereka hampir sama mirip kucing ragdoll, dimana kecil dan pendek.

13. Kelinci Fauve de Bourgogne

Di urutan ke-13 ada jenis kelinci yang sangat populer dengan kecepatannya dalam berlari, ya, jenis ini yaitu jenis Fauve de Bourgogne, salah satu jenis yang lahir di kota belanda dan terkenal alasannya adalah sungguh cepat ketika berlari.

Pada habibat aslinya, mereka sering kali tampakdihutan, mereka tinggal secara berkelompok dan menempati sarang yang serupa guna menanggkal adanya predator yang akan datang untuk memangsa kawanannya. Ukuran dari jenis ini juga cukup besar sehingga ketika mereka berkelompok mereka akan kian berpengaruh.

14. Russian Rabbit

Russian Rabbit ialah spesies kelinci yang mempunyai habitat aseli pada negara rusia, ciri utama dari jenis ini yakni terdapatnya acuan hitam besar pada bab hidungnya persis sama seperti kucing burmese dan kucing siamese.

Ukuran dari spesies ini umumsaja, tidak besar dan tidak kecil, dan karakteristik tubuhnya yang paling berbeda hanya pada bagian warnanya, dimana terdapat pola kaos kaki hitam dan contoh bundaran hitam pada hidungnya.

15. Rex Rabbit

Rex Rabbit adalah spesies kelinci liar yang berasal dari negara amerika serikat, spesies ini memiliki ciri utama dari cara berdirinya yang cukup tegak dan bahagia untuk bangkit, mulutnya juga menerangkan ciri yang berbeda dengan lainnya, yang mana mereka akan sering terlihat seperti mengunyah makanan tetapi aslinya mereka tidak mengunyah apapun.

16. Havana Rabbit

Sama seperti kucing havana dan kucing savannah jenis ras ini dinamakan Havana alasannya warnanya yang sangat secara umum dikuasai dan cuma terdiri dalam satu warna yaitu Hitam, warna hitam didalam tubuhnya dipengaruhi oleh genetika yang membawa kromosom melanin, karena mereka kelebihan melanin maka tubuhnya didominasi oleh warna hitam, melanin sendiri yaitu zat pembentuk warna pada kucing dan juga kelinci.

17. Kelinci Jersey Wooly

Untuk spesies pada urutan ke 17 seringkalidi Indonesia disebut dengan istilah Kelinci Angora sebab bulunya yang lebat, namun ternyata mereka bukanlah jenis angora dan melainkan jenis Jersey wooly.

Perbedaan jenis jerseu wooly dan angora terdapat pada jenis bulunya, mereka berdua sama sama mempunyai bulu yang panjang tetapi angora lebih bergairah dibandingkan jenis jersey wooly.

18. Lionhead Rabbit

Di Urutan Ke18 ada kelinci yang namanya Lionhead, jika di pasar binatang bogor sering kali jenis ini disebut sebagai marmut, suatu kesalahan dari penamaan hewan.

Lionhead mempunyai ciri paling khas pada kepalanya dimana kepala mereka dipenuhi dengan bulu yang halus sedangkan tubuhnya tidak, mereka diketahui sebagai jenis yang sungguh pendiam sehingga sangatlah cocok untuk dijadikan binatang peliharaan dirumah.

19. Kelinci Mini Lop

Lop seperti yang sudah diterangkan diatas ialah penamaan yang berasal dari jenis kuping kelinci, untuk yang satu ini ialah jenis mini lop, mini lop sendiri mempunyai tubuh yang sungguh kecil dengan kuping yang cukup panjang sehingga mereka dinamakan mini (tubuhnya yang kecil) dan lop (kupingnya yang menjulang).

20. New Zealand Rabbit

21. Polish Rabbit

22. Satin Rabbit

23. Silver Rabbit

24. Chincilla Rabit

25. Florida White Rabbit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *